Treadmill adalah peralatan kebugaran yang umum digunakan oleh banyak orang yang menekuni kebugaran. Baik Anda seorang pemula atau penggemar kebugaran berpengalaman, mengetahui otot mana yang ditargetkan oleh treadmill sangat penting untuk mengoptimalkan latihan Anda dan mencapai tujuan kebugaran Anda. Dalam blog ini, kita akan melihat lebih dekat berbagai otot yang dilatih oleh treadmill sehingga Anda dapat membuat keputusan yang tepat tentang cara memperkuat dan membentuk tubuh Anda secara efektif.
1. Otot tubuh bagian bawah:
Otot paha depan (quadriceps):
Otot quadriceps adalah empat otot yang terletak di bagian depan paha dan merupakan otot utama yang bekerja saat menggunakan treadmill. Selama fase peregangan setiap langkah, otot-otot ini bekerja bersama untuk meluruskan lutut. Untuk menargetkan otot quadriceps secara spesifik, tingkatkan kemiringan treadmill atau fokuslah pada berjalan atau berlari menanjak.
Otot paha belakang:
Otot hamstring, yang terletak di bagian belakang paha, membantu lutut menekuk dan memainkan peran penting dalam kekuatan kaki secara keseluruhan. Meskipun treadmill terutama melatih otot quadriceps, alat ini juga mengaktifkan otot hamstring untuk menstabilkan kaki pada setiap langkah.
Otot bokong:
Otot gluteal, termasuk gluteus maximus, gluteus medius, dan gluteus minimus, adalah otot utama di bokong. Otot-otot ini menstabilkan tubuh bagian bawah Anda selama latihan di treadmill. Untuk meningkatkan keterlibatan pinggul, miringkan treadmill atau berjalan atau berlari di permukaan yang tidak rata.
Para pemberontak:
Saat menggunakan treadmill, otot betis, termasuk gastrocnemius dan soleus, bekerja secara dinamis. Otot-otot ini membantu mengangkat tubuh dari tanah dan diaktifkan pada setiap langkah (terutama saat berlari). Pilih latihan mengangkat betis atau kombinasikan jalan menanjak dan lari cepat untuk melatih otot-otot ini lebih lanjut.
2. Otot inti dan tubuh bagian atas:
Perut:
Otot perut memainkan peran penting dalam menstabilkan tubuh bagian atas saat menggunakan treadmill. Meskipun tidak secara langsung menjadi target, otot-otot ini memungkinkan Anda untuk mempertahankan postur tegak dan keseimbangan selama latihan. Untuk melatih otot inti lebih lanjut, pertimbangkan untuk melakukan latihan lateral atau keseimbangan di atas treadmill.
Garis miring:
Terletak di kedua sisi perut, otot oblique membantu rotasi batang tubuh dan gerakan dari sisi ke sisi. Untuk memaksimalkan otot-otot ini, lakukan lunges samping atau plank putar di atas treadmill.
Otot punggung:
Meskipun berjalan dan berlari di atas treadmill bukanlah fokus utama, latihan ini melibatkan berbagai otot punggung, termasuk erector spinae, rhomboid, dan trapezius. Otot-otot ini bekerja bersama untuk menstabilkan tulang belakang Anda selama bergerak. Memperkuat persendian punggung dengan menjaga postur tubuh yang benar, berfokus pada sedikit condong ke depan, dan meningkatkan gerakan lengan sambil memegang pegangan.
Alat treadmillTreadmill adalah alat kebugaran serbaguna dan efektif yang menargetkan berbagai macam otot. Mengetahui otot mana yang terutama bekerja selama latihan di treadmill memungkinkan Anda untuk mengembangkan program latihan komprehensif yang mengoptimalkan upaya Anda untuk mencapai hasil yang diinginkan. Ingatlah untuk memasukkan variasi kecepatan, kemiringan, dan gerakan lengan yang berbeda untuk memaksimalkan keterlibatan otot dan merasakan latihan seluruh tubuh yang lengkap. Gunakan treadmill sebagai alat kebugaran secara keseluruhan dan nikmati banyak manfaat yang ditawarkannya saat Anda menuju gaya hidup yang lebih sehat.
Waktu posting: 21 Juli 2023

