Berlari memang membakar lemak, tetapi belum tentu cocok untuk semua orang, terutama orang dengan berat badan berlebih. Memulai lari secara tiba-tiba akan meningkatkan beban pada tungkai bawah, dan rentan terhadap keausan sendi lutut dan kelainan lainnya.
Apakah ada latihan yang intensitasnya rendah, membakar lemak dengan cepat, membutuhkan sedikit usaha, dan dapat dilakukan segera? Ada. Banyak sekali.
1. Yoga
Yoga sekilas tampak hanya sebagai latihan kelenturan, tetapi dalam gerakan terbatas, Anda dapat meregangkan sebagian besar otot tubuh, merupakan cara yang baik untuk meregangkan dan bersantai, dibandingkan dengan berlari, latihannya lebih detail.
Selain itu, mereka yang telah berlatih yoga dapat merasakan tubuh memanas dan berkeringat, tetapi pernapasan tidak cepat, yang menunjukkan bahwa tubuh memetabolisme energi secara perlahan, dan lebih ramah bagi orang dengan berat badan berlebih, penyakit jantung dan paru-paru, serta kelainan metabolisme.
2. Taijiquan
Latihan kesehatan seperti Taijiquan dan delapan bagian brokat adalah harta karun tradisional Tiongkok. Taijiquan ortodoks memperhatikan pernapasan dan keberuntungan, menggabungkan satu pukulan dan satu gaya dengan pernapasan, merasakan aliran gas dalam tubuh, kelembutan dengan kekakuan, kekakuan dengan kelembutan.
Jika Anda ingin bergerak, Anda membutuhkan kekuatan yang besar, dan mengendalikan kontraksi setiap otot. Tai Chi tidak agresif, tetapi membutuhkan tingkat kontrol yang tinggi, dan seluruh tubuh terintegrasi.
Selama berolahraga, tidak hanya fungsi jantung dan paru-paru yang terkoordinasi dengan baik, tetapi juga kekuatan tubuh diperkuat, dan lemak yang longgar diubah menjadi otot, yang secara alami memiliki efek pembakaran lemak.
3. Tiang pancang berdiri
Jika kedua cara di atas terlalu sulit, latihan tumpukan berdiri juga merupakan pilihan yang baik, bahkan di awal hanya perlu berdiri tegak sambil memegang tumpukan, bisa bertahan 10 menit sampai sedikit berkeringat.
Pose stasioner terutama berfokus pada pengendalian tubuh. Ketika kesadaran kita tidak terkonsentrasi, pusat gravitasi tubuh menjadi tidak stabil, sehingga stasioner mudah bergoyang ke kiri dan ke kanan. Hanya dalam beberapa menit, kita mulai kehilangan panas tubuh.
Selama beberapa hari, Anda dapat merasakan kendali yang lebih kuat atas tubuh, dan di waktu lainnya, akan lebih mudah untuk berkonsentrasi, dan kesadaran Anda menjadi rileks, yang juga bermanfaat untuk pekerjaan sehari-hari.
4. Bermeditasi
Meditasi sebagian besar berfokus pada relaksasi pikiran dan tidak banyak melibatkan aktivitas fisik, namun penelitian menunjukkan bahwa meditasi kesadaran (mindfulness meditation) dapat meningkatkan perhatian dan konsentrasi, serta memiliki dampak positif bagi kesehatan otak.
Semakin banyak masalah psikologis yang dialami manusia modern, dan setiap hari berbagai informasi membanjiri otak, membangkitkan berbagai emosi kita, membentuk berbagai stereotip atau pandangan bawah sadar, dan mengganggu penilaian kita.

Ketika kita kehilangan kemampuan untuk berpikir sendiri dan melakukan investasi jangka panjang pada diri kita sendiri, sulit untuk tetap konsisten dengan apa pun yang kita lakukan. Oleh karena itu, ketika pikiran bingung, kacau, dan depresi, meditasi teratur dapat memberi otak istirahat.
Waktu posting: 16 Januari 2025

